Novel vs film, memang novel lah selalu menjadi pemenangnya. Ya wajar saja, dari sekitar 500 or 600 halaman, dijadikan durasi hanya 1,5 jam or 2 jam dalam bentuk film. Yaz, Im talking about Crazy Rich Asians (ya iyalah kaya judulnya). Gue baca novelnya di saat akan tayang Film nya di Indonesia, jadi masih agak fresh ingatannya. Ada beberapa hal yang sayang banget , adegan / cerita yang dihilangkan di dalam film Crazy Rich Asians dari novelnya.
Nah berikut 5 adegan tersebut :
1. Bachelor party
Bernard Tai, karakter yang bikin kita tertawa dengan kelakuan kelakuan absurdnya, untuk pemilihan cast yang satu ini gue kasih nilai 10 untuk casting director dan director . Wajah menyebalkannya nempel banget di ingatan kita. Talking about lelaki yang absurd ini, meningangatkan kita dengan adegan dimana dia membuat Bachelor party untuk Collin secara besar besaran di sebuah kapal pesiar. Tapi sayangnya tidak membuat Collin dan Nick terhibur sedikit pun.
Bernard Tai, karakter yang bikin kita tertawa dengan kelakuan kelakuan absurdnya, untuk pemilihan cast yang satu ini gue kasih nilai 10 untuk casting director dan director . Wajah menyebalkannya nempel banget di ingatan kita. Talking about lelaki yang absurd ini, meningangatkan kita dengan adegan dimana dia membuat Bachelor party untuk Collin secara besar besaran di sebuah kapal pesiar. Tapi sayangnya tidak membuat Collin dan Nick terhibur sedikit pun.
Nick dan Collin memilih untuk kabur dan nge beer di suatu tempat yang tenang. Kalo di novel, Alistair si ganteng, lugu dan sweet yang entah kenapa di film dibikin karakater yang cukup menyebalkan berbeda dengan di novel, semestinya ia kompak dengan Nick dan Collin di pesta. Ia merasakan kebosanan yang sama dengan Nick . Di dalam Novel, pria yang memilkiki kekasih artis seksi ini, berkata ingin bersantai minum kopi dibanding berada di pesta yang bising itu. Tidak berapa lama Nick young mengupayakan dia dan teman temannya, pergi dari pesta itu. Walaupun mereka sedang berada di tengah laut, rupanya selalu ada cara untuk seorang Nick young bisa kabur. "Kau bilang mau minum kopi? Disinilah tempat kopi yang enak". Seru Nick disaat ia dan teman temannya menginjak tanah di negara Australia. Crazy rite?
Mungkin alasan adegan ini tidak dibuat , karena investor dari film ini, bukan salah satu dari crazy rich asian, jadi mereka harus hemat biaya produksi, padahal adegan ini yang gw tunggu tunggu.
Kenapa adegan ini sangat disayangkan untuk tidak di film kan, karena adegan seperti inilah, yang membuat kita berkata " CRAZY"
2. Di novel keluarga peik lin, tidak Langsung mengetahui siapa nick young, mereka hanya tahu collin dan itu pun sudah bikin mereka syok mendengar collin karena keluarga Collin adalah orang yang sangat terpandang di singapur. Sedangkan pembaca novel sudah tahu, bahwa keluarga Collin tidak ada apa dibanding keluar Nick young. Membuat pembaca berpikir wah mendengar collin saja sudah membuat keluarga peik lin syok, sehebat dan sekaya apa keluarga Nick. Bahkan disaat mendengar tempat tinggal mereka, keluarga peik lin tidak tahu disitu ada perumahan, dan tidak dapat ditemukan di google map. Bukan itu saja , untuk mengetahui siapa Nick young, Ayah peik link harus menemui salah satu temannya yang mengenal banyak orang orang penting. Pretty crazy ha?
3. Astrid dan Michael
Yup yup yup penampakan Michael pertama kalo di film memang sedang mandi dan memperlihatkan badan photosop nya. Tapi setelah wajahnya diperlihatkan, gw berharap sedikit lebih ganteng karena di novel digambarkan super ganteng. Tapi bukan itu yang mau gw bahas. Di novel michael yang dicurigai selingkuh sebenernya tidak selingkuh. Beda dengan di Film.
Yup yup yup penampakan Michael pertama kalo di film memang sedang mandi dan memperlihatkan badan photosop nya. Tapi setelah wajahnya diperlihatkan, gw berharap sedikit lebih ganteng karena di novel digambarkan super ganteng. Tapi bukan itu yang mau gw bahas. Di novel michael yang dicurigai selingkuh sebenernya tidak selingkuh. Beda dengan di Film.
Gimana ketaunnya kalau Michael sebenernya tidak selingkuh ? Inget dimana adegan terahir sebelum credit title , astrid tersenyum dengan seorang pria ganteng yang wajahnya sangat familiar bagi penonton glee? Pria dengan penampakan 1 detik itu adalah mantan dari astrid, bernama Charlie. Cerita di Novel mereka bertemu di pesta, berakhir dengan Astrid curhat dengan sang mantan tentang kecurigaannya pada suami yang punya selingkuhan di hongkong. Dan di detik itu juga sang mantan menawarkan astrid untuk mengantar astrid dengan pesawat pribadinya ke Hongkong, untuk membuktikan perselingkuhan michael. Crazy rite ? But again...pendana filmnya bukan salah satu dari kelompok.crazy rich Asian sepertinya.
4. Hollywood ending
Mengejar sang kekasih di bandara, mengajak menikah di depan umum..Crazy rite ??? Gila kan? Bosen gilaaaa maksudnya, bosen sama ending yang holiwuuud banget. Di novel , sang ibu belom menyetujui hubungan mereka hingga halaman terakhir.
Mengejar sang kekasih di bandara, mengajak menikah di depan umum..Crazy rite ??? Gila kan? Bosen gilaaaa maksudnya, bosen sama ending yang holiwuuud banget. Di novel , sang ibu belom menyetujui hubungan mereka hingga halaman terakhir.
Kenapa gue lebih menginginkan ending seperti novel? Karena itu yang membuat novel ini terlihat tidak begitu cheesy. Hihi , tapi tapi gapapa lah , semua orang suka happy ending kan. Seperti cerita Cinderella yang untungnya tidak ada cerita lanjutannya, karena kita gatau apa yang terjadi dengan Cinderella, apakah dia bahagia, apakah sang pangeran setia selamanya, apakah Cinderella naik 10 kilo setelah memiliki anak kembar yang nakalnya minta ampun . yup lebih baik tidak ada yang cerita lanjutnya. Oh men apakah gue baru merusak cerita Cinderalla yang sudah sempurnah itu ???
Crazy me.
5. Rachel dan sang ayah
Di Novel ibu Nick tidak ada di pesta, ia memutuskan ingin mencari tahu tentang Ayah Rachel di Taiwan. Tapi bukan adegan ini yang disayangkan untuk tidak diangkat ke layar lebar, tapi disaat Rachel dapat info bahwa Ayahnya masih hidup. Tidak perlu sepanjang dan sedrama di novel. Tapi bayangkan seorang anak yang berpuluh puluh tahun kehilangan figur Ayah, dan tiba tiba ada kesempatan untuk memiliki figur Ayah, reaksinya hanya seperti itu? Crazy Ha?
Kesimpulan disaat keluar dari bioskop begitu banyak pertanyaan yang ingin dilontarkan, sayangnya orang orang yang nonton ama gue gak baca novelnya, mereka terlalu sibuk terkesima dengan Nick young ,sedangkan gue ngomel ngomel sendiri dengan kekurangan kekurangan film tersebut.
Tapi tapi tapiii…, bagaimana pun gue suka sama film nya, andai gue belom baca novelnya pasti lebih bisa menikmati dan gue acungin jempol untuk karakter Peik lin dan Bernard yang berhasil menghibur penonton, melebihi dari yang gue bayangkan di saat hanya membaca. Dua kata untuk dua aktor ini “Funny and Crazy”
Comments
Post a Comment