Hikmah Dari Peristiwa "Dinda"

Perestiwa Dinda yang sedang hangat karena statusnya di path mengenai ketidakrelaan dia memberikan kursi pada ibu hamil sebenernya ngingetin gw pada suatu perestiwa yang pernah gw lihat dengan mata kepala gw sendiri di saat gw naik busway.
Disaat gue lagi enak duduk duduk melihat pemandangan Jakarta yang tidak macet, bersih, tidak ada polusi, tidak ada debu, tidak ada motor yang ugal ugalan, tidak ada metromini yang berhenti di sembarang tempat, tidak ada mobil yang melempar botol aqua ke jalanan dan tidak ada... okey enough with this fantasy. Dan kembali ke dunia nyata dimana kedua mata gw sedang melihat kepadatan mobil yang jalan nya tersendat sendat dihiasi asap yang mengepul dan suara "indah" klakson klakson kendaraan dengan irama yang mempertunjukan kemarahan manusia manusia, tapi untungnya gw lagi duduk manis di dalam busway yang tidak padat, ac dingin dan pemandangan seorang pria yang memberikan tempat duduknya pada seorang wanita hamil yang baru memasuki bus. Pikiran gw disaat itu adalah "waaah laki banget, agak langka yang begini di Indonesia" Pria berpakaian kantor itu pun terlihat mengajak ngobrol pada wanita yang sudah ia berikan kursinya itu, wanita yang tadinya tersenyum dengan tulus pada pria kurus itu tiba tiba dalam hitungan detik wajahnya berubah 180 derajat. Ibu ibu itu terlihat marah, perlahan ia berdiri mengambil tas nya dalam hitungan detik tas yang besar dan terlihat padat tersebut melayang ke muka pria tersebut.
Berkali kali wanita yang terlihat besar itu memukul pria kurus itu, hingga menjadi pusat perhatian. Pada akhirnya wanita itu berkata SIAPA YANG BILANG GW HAMIL ????!!!!!!!!!!!! A*****G !!!!!!!
HAHA GOT U #namanyajugatukangngehayal
Pesan moral dari cerita hoax diatas adalah :
Pria harus berhati hati dengan ucapannya pada seorang wanita yang cenderung memilki sifat yang jauh lebih sensitif dibanding pria
pesan kedua adalah: jangan terlalu percaya dengan semua yang ditulis dalam blog by random people like me HAHA
Okey sekarang waktunya gue serius mengenai kasus Dinda
Wajar semua orang kesal dengan status Dinda di path. Siapa sangka kemarahan orang orang Indonesia menandakan bahwa negara kita ini diisi oleh orang orang yang sangat kreatif dengan Joke joke yang lumayan bikin gw ngakak.  Tapi Dinda sekarang sudah minta maaf dan mengakui kesalahannya. Semoga dengan perestiwa ini bukan menyadarkan Dinda saja tapi seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini masih terlalu egois untuk mengalah demi kepentingan pribadi dalam hal apa pun, bukan masalah di dalam kendaraan umum saja, para pengguna jalan pun masih banyak sekali yang egois. Motor yang mengambil jalur orang dengan seenaknya, angkot yang berhenti seenaknya demi menaikan atau menurunkan penumpang dan masih banyak lagi.
Sebenernya ada hal yang penting lainnya yang harus kita harus perhatikan dari kejadian ini, pernah berpikir ga siapa yang pertama kali screen capture status Dinda. Yang pasti temannya Dinda di path kan. Dimana path itu hanya bisa memiliki 150 teman. Yang artinya path adalah sebuah medsos yang ekslusif, tidak sembarang teman kita terima jadi teman kita di path.
So ...hati hati teman teman dengan Teman PATH kita *JENG JENG*
Seriously guys ga kebayang kalau suatu hari ada temen guw di path menyebarkan status gw yang mungkin tanpa gw sadari gw nulis status yang tidak begitu orang suka.Misalnya gw kritik salah satu artis indonesia , terus di screen capture sama temen gue, terus nyebar eh tiba tiba gw diserang fans fans nya artis yang guw kritik. emmmmmh serem juga ya...
inilah hikmah buat kita semua untuk lebih hati hati dengan teman terutama di dunia maya, seperti yang pernah gw bilang dan jadi judul dalam blog gw... Think Before U Post
*mari kita baca kalimat berikut dengan gaya infotainment*
Siapakah teman path Dinda yang pertama kali menyebar status Dinda ? Benarkah teman Dinda yang misterius itu menyebarkan status yang membuat masyarakat geram hanya karena tidak suka dengan status tersebut atau karena ada unsur lain? Apakah karena ada unsur Dendam? Benarkah Dinda ada hubungannya dengan kasus eyang subur yang sudah lama terkubur ? Dan apa komentar Farhat Abbas mengenai kasus ini? . saksikan terus SILAT INVESTIGESYON
*Kalimat penutup terinspirasi dari infotainment yang skenario nya suka ngelantur, apa aja dihubung hubungin biar berita nya puanaaaaaaz *

Comments