Think before u post

 
 


buka path --> ngelihat post lucu --> ngakak --> REPATH
buka path --> ngelihat post yang sangat informatif (isu sosial , kesehatan, agama) --> REPATH (Tentunya mempunyai tujuan yang baik)
buka path --> gosip artis --> terhibur atau terkejut dengan berita yang didapat --REPATH

Apakah post an lucu itu benar benar lucu tanpa menyinggung orang?
apakah post an yg sangat informatif itu benar bukan hoax?
apakah post an gosip artis tersebut bukan berita hoax?

Tentunya semua masih ingat dengan kasus Vicky prasetyo yang membuat hebohisasi karena bahasa inggrisnya yang sangat canggihisasi. Di saat kasus  itu terjadi semua orang ngepotst twit twit mantan tunangan  penyanyi dangdut tersebut. Di saat gue baca post an itu, gue ga piker panjangan cuman ketawa, dan bingung kenapa dia yang sedang diejek ejek oleh masyarakat mengenai bahasa inggris  dan melengkapkan sebuah kata dengan akhiran sasi (misalnya: normal menjadi normalisasi) malahan ngetwit dengan kalmat kalimat yang membuat dirinya di cemooh selama ini"

isi twit:

"I have to my said I free bebas mengungkapkan"

"zaskia aku terpenjara fisikly saja"

"grammar itu hanya membatasi, berbicara di Negara kita, bahasa ingris harus menyesuaikan kita. my said "

Melihat post an isi twit twit diatas ingin rasanya langsung ikut ngerepath untuk berbagi kelucuan ini dengan teman teman, tapi gue ga akan pernah melakukan hal itu, sampai gue tahu benar sumber dari info ini. Semakin banyaknya yang me repath, lama lama menjadi tidak lucu dan kebingungan gue melihat twit Viky yang seolah olah menantang masyarakat semakin menguat. Tapi kebingungan gue ga lama, setelah gue cek twitter Vicky yang ternyata baru gabung dengan twitter di saat kehebohan terjadi.

Terjawab sudah jelas bukan Vicky mantan Zaskia Gotik yang berkicau di medsos tersebut, Untung banget gue ga nge repath post yang membuah heboh itu. Kalu gue ikut ngepost, tanpa gue sadarin gue udah ngefitnah orang.

Setelah kasus ini adalah lagi post an yang hampir semua orang me  repath

Sebuah gambar yang memberikan sebuah informasi penting bagi umat muslim, dimana di gambar itu seorang tokoh muslim zakir naik (http://en.wikipedia.org/wiki/Zakir_Naik)  mengatakan cara menulis insya Allah yang benar adalah Inshaa Allah, disaat gue baca berulang ulang karena semua orang share di path gue ga langsung percaya begitu aja. Gue search di goolge dan ternyata gue nemuin banyak blog yang ngebahas soal ini, di twitter zakir naik pun menyatakan dia tidak pernah berkata seperti itu. (mudah mudah itu account yang asli)
Gue coba search di google mengenai kebenaran tulisan yang benar seperti apa, pendapat pun berbeda beda ada yang mengatakan yang penting pengucapannya bukan penulisannya. Ada juga artikel yang mengatakan bahwa nulis yang benar adalah Inshaa Allah. Daripada kita cari di artikel dan ga jelas juga siapa yang nulis, lebih baik cari ustad untuk menanyakan hal ini, cari ustad pun harus hati hati hehe
 
 
Dari semua gambar atau posting orang yang meragukan kebenarannya, yang paling gue ingin re path adalah keberadaan nikita mirzani dengan status Singapura panas tapi google map menunjukan dia masih di Indonesia, untungnya ga gue post karena Location nya yang error haha.
 
So guys please Think before u post, ketahui dulu kebenarannya. nah sekarang dengerin deh tuh kata mantan presiden America
 
 
 
 
Gimana percaya ga kalau yang ngomong ini bener Abraham Lincoln ????????? 
 
 
 

Comments